JKTOne.com – PT Gozco Plantations Tbk mencatat kinerja positif sepanjang 2024 dengan membukukan laba tahun berjalan sebesar Rp62,4 miliar dan pendapatan bersih Rp804,6 miliar. Seiring pencapaian tersebut, perusahaan menyiapkan belanja modal (capex) sebesar Rp152 miliar untuk mendukung pengembangan usaha pada 2025.
Pencapaian tersebut dipaparkan dalam Public Expose Tahunan 2025 yang digelar di kantor pusat perseroan, Jakarta Selatan.
Direktur Umum dan Personalia PT Gozco Plantations Tbk, Jamal Rosyidin Hakki, menegaskan pentingnya transparansi informasi kepada pemegang saham dan publik sebagai bagian dari penerapan tata kelola perusahaan yang baik.
Direktur Perkebunan dan Teknik PT Gozco Plantations Tbk, Andrew Michael Vincent, mengatakan tahun 2024 menjadi periode penting bagi perusahaan dalam menghadapi tantangan ekonomi global dan perubahan iklim.
“Tahun 2024 merupakan tahun pembuktian ketangguhan Gozco di tengah dinamika ekonomi global yang masih bergejolak dan tantangan iklim yang semakin tidak menentu. Kami berhasil mempertahankan momentum pertumbuhan melalui peningkatan efisiensi, penerapan teknologi digital, serta penguatan standar operasional,” ujar Andrew.
Dari sisi operasional, produksi Tandan Buah Segar (TBS) inti mencapai 225.259 ton atau 118 persen dari target. Sementara produksi Crude Palm Oil (CPO) tercatat 43.934 ton. Kinerja ini didukung ekspansi areal tanam yang meningkat 18,9 persen menjadi 15.596 hektare, dengan 13.938 hektare di antaranya telah menghasilkan.
Untuk memperkuat pertumbuhan bisnis, Gozco mengalokasikan capex Rp152 miliar pada 2025. Dana tersebut terdiri atas Rp84 miliar untuk penanaman baru, replanting, dan perawatan tanaman belum menghasilkan (TBM), serta Rp68 miliar untuk pembelian aset tetap guna mendukung operasional perkebunan dan pabrik.
Di bidang keberlanjutan, perusahaan juga memperkuat komitmen terhadap standar industri melalui sertifikasi Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO). Salah satu entitas anak, PT Cahya Vidi Abadi, berhasil memperoleh sertifikasi ISPO pada Agustus 2024.
Direktur Keuangan, Pajak, dan Akuntansi PT Gozco Plantations Tbk, Marvin Herbert Wibisono, memaparkan bahwa pendapatan bersih perusahaan naik sekitar 8 persen dari Rp744,2 miliar pada 2023 menjadi Rp804,6 miliar pada 2024. Sementara laba tahun berjalan melonjak drastis menjadi Rp62,4 miliar dibandingkan Rp2,38 miliar pada tahun sebelumnya.
“Peningkatan kinerja ini menjadi modal penting bagi perusahaan untuk melanjutkan strategi pertumbuhan yang berkelanjutan, termasuk digitalisasi operasional dan penguatan efisiensi bisnis,” kata Marvin.
Memasuki 2025, Gozco akan fokus pada program replanting tanaman tua, peningkatan kapasitas pabrik kelapa sawit, pengembangan kebun berkelanjutan di Kalimantan Barat dan Sumatra Selatan, serta implementasi digitalisasi lanjutan dalam pengelolaan operasional dan logistik.










