JKTOne.com – Hansaplast memperluas inovasi perawatan luka dengan memperkenalkan Spray Plaster, solusi perlindungan luka yang menyasar masyarakat dengan aktivitas semakin aktif dan dinamis, mulai dari pencinta olahraga, orang tua dengan anak aktif, hingga mereka yang gemar traveling.
Merek perawatan luka di bawah naungan PT Beiersdorf Indonesia ini memperkenalkan inovasi tersebut dalam momentum Watsons Anniversary melalui semangat “The New Generation of Wound Care: Smarter Protection for Everyday Life”.
Kehadiran Spray Plaster menjadi bagian dari pengembangan rangkaian perawatan luka Hansaplast yang terus menyesuaikan kebutuhan konsumen. Inovasi tersebut juga lahir dari feedback masyarakat dan menjadi langkah awal perusahaan untuk menghadirkan lebih banyak seri produk perawatan luka secara advance.
“Pastinya Hansaplast akan terus berinovasi karena banyak sekali produk-produk baru, inovasi itu datangnya dari feedback para konsumen. Jadi ini baru permulaan, kita akan banyak seri-seri terbaru lagi,” ujar Vivilya Lukman, Business Unit Health Care Director Beiersdorf Indonesia, dalam kegiatan Watsons Anniversary yang digelar di Atrium Mall Kelapa Gading 3, Jakarta, Sabtu (3/10/2026).
Dari sisi penggunaan, dr. Kevin menyatakan Spray Plaster dirancang untuk menjawab kebutuhan konsumen yang membutuhkan perlindungan luka secara cepat, terutama saat beraktivitas. Ada tiga kelompok konsumen yang dinilai mendapatkan manfaat dari produk tersebut.
“Yang pertama adalah orang-orang yang aktif olahraga, karena memang mereka butuh cepat, tahan juga terhadap gesekan, dan di tempat yang biasanya banyak bergerak. Yang kedua adalah orang tua muda yang punya anak-anak aktif, terutama di rentang anak 3–5 tahun. Dan yang ketiga, ini biasanya juga buat orang-orang yang hobi traveling, dimana mereka mungkin agak sulit untuk mencari plaster-plaster konvensional, butuh cepat, on the go, dan bisa langsung dipakai,” jelasnya.
Pengembangan Spray Plaster, menurut Vivilya, juga dilatarbelakangi masih banyaknya masyarakat Indonesia yang belum terbiasa menggunakan plaster untuk merawat luka.
“Yang melatarbelakanginya tentunya kita ingin semakin masif, agar tadinya 50 persen yang sudah disampaikan oleh Ibu Yovin, ternyata masih banyak masyarakat Indonesia yang belum merawat luka dengan plaster. Jadi ini sebenarnya adalah momen yang tepat bersamaan dengan partnership dengan Watsons di ulang tahun yang ke-20,” katanya.
Untuk penggunaan pada anak, dr. Kevin menambahkan, Spray Plaster dapat digunakan mulai usia 2 tahun ke atas. Namun, penggunaan pada anak usia 2 tahun tetap perlu dikonsultasikan terlebih dahulu dengan mempertimbangkan besar dan ukuran luka.
Dalam perawatan luka, Hansaplast memperkenalkan konsep 1, 2, 3, yakni membersihkan luka terlebih dahulu, melindunginya dengan plaster, kemudian menggunakan produk penyembuh luka jika diperlukan.
Meski tampil transparan dan secara kasat mata terlihat seperti tidak menutup luka, lapisan tersebut dirancang untuk tetap memberikan perlindungan. Teknologi transparannya disebut mampu melindungi luka dari bakteri hingga sekitar 99 persen.
Dari sisi kemasan, Yosephine Carolline selaku Marketing Manager Hansaplast menjelaskan, penggunaan kaleng berbahan aluminium juga dikaitkan dengan aspek sustainability. Aluminium dinilai lebih mudah didaur ulang dibandingkan plastik. Perusahaan menyatakan setiap kemasan yang dihasilkan telah mengikuti standar sustainability secara global.
Kehadiran Hansaplast dalam Watsons Anniversary sekaligus menjadi bagian dari hubungan yang telah lama terjalin bersama Watsons Indonesia dalam menghadirkan produk perawatan luka yang semakin mudah dijangkau masyarakat.










