JKTOne.com — Smartphone sering dinilai dari performanya saat baru dibuka dari kotak. OPPO justru menguji pertanyaan yang lebih panjang: masihkah perangkat terasa lancar setelah bertahun-tahun digunakan? Pertanyaan itu dijawab melalui rangkaian pengujian OPPO A7 Pro Series 5G yang disiapkan untuk penggunaan hingga enam tahun.
OPPO A7 Pro Series 5G menjalani OPPO’s 6-Year Smoothness Test untuk mengevaluasi kemampuan perangkat mempertahankan performa dalam penggunaan jangka panjang. Pengujian software aging dilakukan pada lebih dari 40 aplikasi, mulai dari e-commerce, game, messaging hingga media sosial.
Chief Marketing Officer OPPO Indonesia Jiang Linlin mengatakan, ketahanan smartphone tidak berhenti pada kemampuan melewati pengujian fisik.
“Durability bagi kami tidak selesai ketika smartphone berhasil melewati drop test. Tantangan berikutnya adalah bagaimana perangkat yang sama tetap nyaman digunakan setelah bertahun-tahun,” ujar Jiang.
Dari sisi sistem, Extended Use Care 2.0 dan ColorOS Smoothness Boost melalui pembaruan OTA digunakan untuk membantu menjaga pengalaman penggunaan perangkat.
Sementara itu, OPPO A7 Pro Max 5G dibekali baterai 10.000mAh yang diuji melalui simulasi charge dan discharge hingga 500 siklus. Baterai juga diuji pada suhu 55 derajat Celsius dengan kelembapan 90–95 persen selama 14 hari.
OPPO menyebut baterainya dirancang mempertahankan battery health di atas 80 persen setelah 2.000 siklus pengisian penuh atau setara penggunaan hingga enam tahun.
Ketahanan fisik juga diuji melalui Free Fall Test, Roller Drop Test, Microdrop Test hingga 24.000 kali, serta IPX8 Water Soaking Test. Perangkat bahkan diuji pada temperatur ekstrem hingga 65 derajat Celsius dan rentang -40 hingga 75 derajat Celsius.
Melalui rangkaian tersebut, OPPO A7 Pro Series 5G membawa konsep durability A Series dari sekadar “HP badak” menjadi perangkat yang ditujukan tetap tangguh dan nyaman digunakan dalam jangka panjang.










