JKTOne.com – Perubahan perilaku konsumen otomotif di Indonesia mulai terasa dalam beberapa tahun terakhir. Jika sebelumnya membeli mobil identik dengan prestise atau kebanggaan, kini konsumen lebih rasional dan fokus pada kemampuan finansial.
Chief Economist Josua Pardede dari Permata Bank menyebut kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih membuat masyarakat lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan membeli kendaraan.
“Kalau dulu orang membeli mobil itu mencari pride atau kebanggaan. Sekarang konsumen lebih melihat keamanan keuangan mereka,” ujar Josua dalam acara buka puasa bersama yang digelar Toyota di Midaz Senayan, Jumat (6/3/2026).
Ia menambahkan, konsumen kini semakin sensitif terhadap berbagai faktor seperti cicilan kendaraan, efisiensi bahan bakar hingga biaya perawatan.
“Sekarang orang datang ke dealer bukan hanya bertanya mobilnya bagus atau tidak, tapi juga melihat cicilannya kuat atau tidak untuk kondisi keuangan keluarga,” jelasnya.










