BrightSport

JKTOne.combrightspotCITY 2026 kembali hadir di Agora Mall Thamrin Nine dengan menghadirkan konsep kota temporer berbasis energi kolektif komunitas kreatif yang memadukan pengalaman interaktif, kolaborasi lintas sektor, dan ruang pertemuan langsung di tengah era digital.

Digelar selama dua pekan pada 26–31 Mei dan 4–7 Juni 2026, brightspotCITY 2026 menargetkan 125 ribu pengunjung dengan menghadirkan 251 jenama lokal terkurasi di area seluas lebih dari 10 ribu meter persegi di lantai 7 dan 9 Agora Mall Thamrin Nine.

Tahun ini juga menjadi penanda 17 tahun perjalanan brightspotMRKT dalam membangun ekosistem kreatif lokal di Indonesia. Selama perjalanannya, brightspot dikenal konsisten menghidupkan ruang-ruang publik nonkonvensional menjadi pusat energi kreatif yang mempertemukan komunitas, pelaku usaha lokal, seniman, dan generasi muda urban.

Founder brightspotMRKT dan Future10, Anton Wirjono, mengatakan brightspotCITY hadir sebagai ruang yang menghidupkan kembali interaksi manusia secara langsung di tengah dominasi teknologi digital.

“brightspotCITY hadir menjadi ruang untuk memulihkan dan mengingatkan bahwa banyak hal yang hanya bisa timbul ketika manusia benar-benar hadir untuk saling terkoneksi satu sama lain,” ujar Anton Wirjono dalam konferensi pers brightspotCITY 2026 di Ratu Plaza, Jakarta, Selasa (20/5/2026).

Memasuki usia ke-17, brightspot tidak hanya berfokus pada pencapaian, tetapi juga ingin meninggalkan dampak yang lebih besar bagi perkembangan ekosistem kreatif Indonesia melalui kolaborasi yang lebih transparan dan bermakna.

BrightSportCo-Founder brightspotMRKT, Leonard Theosabrata, menyebut brightspotCITY tidak hanya dibangun sebagai ruang transaksi, tetapi juga ruang tumbuhnya identitas dan ide kolektif masyarakat urban.

“Bagi kami, retail bukan hanya transaksi, tapi titik temu antara ide, identitas, dan kepercayaan komunitas. Dan brightspotCITY adalah bukti dari keyakinan itu,” kata Leonard Theosabrata.

Selain menghadirkan ruang kreatif, penyelenggaraan brightspotCITY 2026 juga didukung berbagai kolaborasi strategis bersama BCA, MRT Jakarta, hingga Waste4Change untuk mendukung aksesibilitas transportasi publik dan pengelolaan limbah berkelanjutan.

Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda), Tuhiyat, mengatakan ruang kreatif yang baik harus dapat diakses oleh seluruh masyarakat kota melalui konektivitas transportasi publik yang nyaman.

“Melalui kemudahan dan kenyamanan transportasi publik menuju brightspotCITY 2026, kami berharap semakin banyak masyarakat dapat terhubung dengan ruang-ruang kreatif,” ujar Tuhiyat.

Ke depan, brightspotCITY diproyeksikan terus berkembang sebagai platform kreatif yang tidak hanya menghadirkan hiburan dan pengalaman belanja, tetapi juga memperkuat ekosistem ekonomi kreatif dan budaya urban yang lebih inklusif, kolaboratif, dan berkelanjutan di Jakarta.

LEAVE A REPLY