JKTOne.com – TAZA IMPACT, inisiatif sosial dari TAZA sebagai brand modest Indonesia, menggelar forum “Becoming Muslim in Borderless World” sekaligus meluncurkan buku Kompas Muslim di Negeri Minoritas karya Ustadz Abdurrahman Zahier bersama Fitya Center Indonesia. Buku tersebut hadir sebagai panduan fikih dan spiritualitas bagi Muslim Indonesia yang tinggal, belajar, bekerja, maupun bepergian ke negara dengan populasi Muslim minoritas.
Acara juga menghadirkan diskusi bersama Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Indonesia Budhi Dharma serta CEO KitaBisa Vikra Ijas, yang membahas bagaimana Muslim Indonesia dapat menjaga identitas keislaman sekaligus berkontribusi di tengah masyarakat global yang beragam.
Founder TAZA, Ashila Ramadhani, mengatakan TAZA IMPACT ingin menghadirkan ruang kolaborasi yang relevan dengan tantangan umat melalui pertemuan antara masyarakat, akademisi, dan praktisi.
“Melalui TAZA IMPACT, kami ingin menghadirkan ruang kolaborasi yang relevan dengan tantangan umat hari ini. ‘Becoming Muslim in Borderless World’ menjadi salah satu ikhtiar kami untuk mendukung lahirnya lebih banyak karya yang membekali Muslim Indonesia agar tetap percaya diri menjalankan nilai-nilai Islam, di mana pun mereka berada,” ujar Ashila.
Penulis buku Kompas Muslim di Negeri Minoritas, Ustadz Abdurrahman Zahier, berharap bukunya dapat menjadi bekal bagi Muslim Indonesia dalam menjalani kehidupan di lingkungan multikultural tanpa meninggalkan nilai-nilai Islam.
“Saya berharap buku ini dapat menjadi teman perjalanan yang membantu setiap Muslim tetap menjaga prinsip agamanya, sekaligus mampu hidup berdampingan, memberi manfaat, dan menjadi representasi Islam yang membawa rahmat bagi siapa pun di sekitarnya,” katanya.
Melalui kolaborasi bersama Fitya Center Indonesia, TAZA IMPACT berharap buku tersebut dapat memperkuat pemahaman keislaman sekaligus membantu Muslim Indonesia beradaptasi di berbagai negara dengan tetap membawa nilai-nilai Islam yang moderat dan inklusif.










