JKTOne.com — Poster GJLS: Berapi-Api sempat dua kali direvisi karena persoalan foto yang blur. Namun, ketika poster akhirnya tampil jelas, drama justru belum selesai. Peluncuran Official Poster, Official Trailer, dan original soundtrack film terbaru Amadeus Sinemagna itu malah berujung pada aksi pemadam kebakaran sungguhan yang turun tangan menyelamatkan seremoni.

Kekacauan tersebut terjadi dalam konferensi pers GJLS: Berapi-Api di Lippo Mall Nusantara, Jakarta. Trio Rigen Rakelna, Ananta Rispo, dan Hifdzi Khoir awalnya hendak membuka tirai hitam berukuran besar yang menutupi poster dan materi trailer.

Niatnya tampil heroik, kenyataannya malah bikin panik.

09iganya justru tersangkut tali sehingga tirai gagal dibuka. Alih-alih memaksa0909 seremoni, Rigen kemudian menghubungi layanan pemadam kebakaran. Tak lama berselang, regu Algojo Api benar-benar hadir dan mengambil alih panggung.

Dengan langkah tegap, para petugas berhasil membuka tirai yang sebelumnya membuat trio GJLS kewalahan. Tepuk tangan dan tawa tamu undangan pun pecah.

Jika adegan tersebut terasa seperti bagian dari film, justru itulah yang membuat peluncuran GJLS: Berapi-Api terasa sangat GJLS—berantakan, spontan, tetapi menghibur.

Dari Mimpi Jadi Damkar, dari Heroik Jadi Kocak

Official Trailer GJLS: Berapi-Api memperlihatkan perjalanan tiga sahabat masa kecil yang memiliki cita-cita menjadi petugas pemadam kebakaran.

Mereka membayangkan profesi tersebut sebagai pekerjaan penuh aksi heroik. Namun setelah melewati proses latihan bersama regu Algojo Api, kenyataan di lapangan ternyata jauh lebih absurd.

Tugas yang mereka hadapi bukan sekadar memadamkan api. Mereka harus menghadapi berbagai situasi tak terduga, termasuk operasi mengambil rapor anak SD hingga menyelamatkan kepala Yono Bakrie yang tersangkut di jeruji pagar.

Kondisi tersebut menjadi sumber komedi sekaligus memperlihatkan sisi lain profesi pemadam kebakaran yang dekat dengan kehidupan masyarakat.

“Tujuan kami di film ini ga cuma ingin menunjukkan film GJLS yang lucu dan seru, tapi juga ingin membawakan aksi heroik pemadam kebakaran yang selalu siap membantu kita, dan cerita yang dekat dengan kita semua,” papar Rigen Rakelna.

Bukan Sekadar Soal Bikin Penonton Tertawa

Di balik kekacauan dan komedi, GJLS: Berapi-Api juga membawa cerita mengenai persahabatan tiga tokoh utamanya.

Momen tersebut bahkan membuat Ananta Rispo emosional saat konferensi pers. Rispo tak kuasa menahan air mata ketika berbicara mengenai perjalanan bersama Rigen dan Hifdzi.

“Saya sangat bangga bisa ada di sini bersama kedua sahabat saya,” ujar Rispo di tengah pelukan Rigen dan Hifdzi.

Hifdzi mengatakan film terbaru mereka tetap membawa karakter komedi yang sudah dikenal publik, tetapi kali ini dikembangkan dengan cerita yang lebih dalam dan hangat.

“Intinya, di film ini kami mau membawakan sisi yang dicintai publik penggemar komedi di film pertama, tapi ke level yang lebih dalam segala hal,” ujar Hifdzi.

“Ini adalah GJLS yang lebih lucu, lebih hangat, juga lebih bisa dinikmati berbagai kalangan dan usia.”

Sementara itu, sutradara Monty Tiwa menegaskan GJLS: Berapi-Api menghadirkan cerita baru dan bukan kelanjutan dari film sebelumnya.

“GJLS: Berapi-Api adalah film baru dengan cerita baru yang berbeda dengan GJLS: Ibuku Ibu-ibu. Ceritanya di-design untuk bisa ditonton bersama keluarga,” kata Monty Tiwa.

Barasuara Bikin GJLS Makin Berapi

Selain Official Poster dan Official Trailer, Amadeus Sinemagna juga memperkenalkan original soundtrack film berjudul “Api dan Mimpi” yang dibawakan Barasuara.

Kehadiran Barasuara menambah energi pada film yang sejak judulnya sudah membawa unsur api tersebut. Lagu ini sekaligus menjadi bagian penting dalam membangun atmosfer GJLS: Berapi-Api.

Menariknya, kolaborasi tersebut juga menjadi semacam penutup dari candaan mengenai perseteruan perebutan lagu antara Hifdzi dan Iga Massardi yang sempat muncul sebelumnya.

Dengan kombinasi komedi, persahabatan, aksi penyelamatan, dan musik Barasuara, GJLS: Berapi-Api mencoba membawa formula GJLS ke cerita yang lebih luas.

Film ini dibintangi Rigen Rakelna, Ananta Rispo, Hifdzi Khoir, Carissa Perusset, Aurra Kharisma, Indira Ayu Maharani (Inayma), Ebel Cobra, Grace Emmanuela, Yono Bakrie, Nigel Siwabessy, Rio Dumatubun, dan Sadha Triyudha.

Tinggal Menunggu Api Menyala di Bioskop

Setelah melewati drama poster blur, dua kali revisi hingga seremoni peluncuran yang akhirnya membutuhkan bantuan damkar sungguhan, GJLS: Berapi-Api kini siap membawa kekacauan khas mereka ke layar lebar.

Film produksi Amadeus Sinemagna tersebut dijadwalkan tayang serentak di bioskop seluruh Indonesia mulai 5 November 2026.

Bagi penonton yang penasaran seberapa “berapi-api” kekacauan Rigen, Rispo, dan Hifdzi sebagai calon petugas pemadam kebakaran, Official Trailer GJLS: Berapi-Api kini dapat disaksikan melalui kanal YouTube Amadeus Sinemagna.

Informasi terbaru mengenai film juga dapat diikuti melalui akun media sosial resmi @sinemagna, @gjlsberapiapi, dan @gjlsentertainment.

LEAVE A REPLY