Erajaya

JKTOne.com — Menanam pohon bukan sekadar soal menggali tanah dan menaruh bibit. Sebelum penghijauan dilakukan, ada proses panjang untuk memastikan bibit tersedia dan terawat. Langkah inilah yang kini diperkuat Erajaya Group melalui Rumah Persemaian Tonjong.

PT Erajaya Swasembada Tbk bersama UPTD Taman Hutan Raya (Tahura) Ir. H. Djuanda meresmikan Rumah Persemaian Tonjong dengan kapasitas hingga 20.000 bibit. Fasilitas ini menjadi bagian dari program Wana Erajaya untuk mendukung rehabilitasi kawasan konservasi dan carbon offsetting.

Peresmian ditandai dengan penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) sekaligus peluncuran program VoluntERA. Kehadiran persemaian tersebut menjadi tahap awal sebelum bibit ditanam di kawasan konservasi.

Melalui Wana Erajaya, Erajaya menargetkan rehabilitasi kawasan seluas 10 hektare pada 2027. Sebelumnya, sebanyak 4 hektare kawasan konservasi telah ditanami pohon pada 2025.

Group Chief of HC, GA, Litigation & CSR Erajaya Group Jimmy Perangin Angin mengatakan, keberlanjutan tidak cukup diwujudkan melalui kebijakan perusahaan, tetapi membutuhkan tindakan nyata dan kebiasaan bersama.

“Hari ini bukan sekadar tentang peresmian Rumah Persemaian Tonjong, tetapi menjadi simbol komitmen Erajaya untuk terus menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan, semangat kolaborasi, dan budaya keberlanjutan,” ujar Jimmy.

Sementara itu, Kepala UPTD Tahura Ir. H. Djuanda Lutfi Erizka mengapresiasi kerja sama tersebut. Menurutnya, Rumah Persemaian Tonjong menjadi bentuk nyata kolaborasi dalam penyediaan dan perawatan bibit untuk rehabilitasi kawasan.

Program VoluntERA juga dirancang untuk membuka ruang bagi lebih banyak karyawan Erajaya terlibat langsung dalam kegiatan lingkungan dan sosial.

LEAVE A REPLY