JKTOne.com – Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 siap dibuka pada Rabu (14/10/2026) di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Kabupaten Tangerang, Banten. Menjelang pembukaan, Menteri Perdagangan Budi Santoso meninjau kesiapan pameran dagang terbesar di Indonesia tersebut, yang telah menarik pendaftaran buyer dari 134 negara.
Peninjauan dilakukan pada Selasa (13/10/2026) dengan mengunjungi sejumlah aula pameran sekaligus memimpin rapat persiapan. TEI 2026 akan berlangsung selama lima hari, mulai 14 hingga 18 Oktober 2026, dengan menghadirkan beragam produk unggulan Indonesia untuk pasar internasional.
“Hari ini, kami tinjau kesiapan persiapan pameran dagang TEI untuk memastikan persiapan telah dilaksanakan dengan baik. Kementerian Perdagangan berkomitmen untuk dapat menampilkan keunggulan produk-produk Indonesia kepada buyer internasional,” ujar Budi Santoso.
Hingga sehari menjelang pembukaan, buyer dari 134 negara telah mendaftar untuk berpartisipasi dalam TEI 2026. India, Tiongkok, dan Malaysia tercatat sebagai tiga negara dengan jumlah buyer terbanyak.
Tingginya jumlah pendaftar menunjukkan minat pelaku usaha internasional terhadap produk Indonesia. Namun, peluang tersebut juga menjadi momentum bagi eksportir nasional untuk mengubah ketertarikan buyer menjadi transaksi dan kerja sama bisnis yang konkret.
“Banyaknya buyer yang mendaftar menunjukkan antusiasme para buyer untuk mengakses produk unggulan Indonesia. Kami harap, kesempatan ini dapat dimanfaatkan para pelaku usaha untuk mengenalkan produk dan memperluas akses pasar produknya,” ungkap Mendag Budi Santoso.
Dari sisi peserta, TEI ke-41 akan diikuti 1.873 perusahaan barang dan jasa. Para peserta akan menampilkan produk melalui lima zona utama, yakni Zona Makanan, Minuman, dan Produk Pertanian; Zona Manufaktur dan Jasa; Zona Kawasan Industri; Zona Fesyen dan Kerajinan Tangan; serta Zona Perabot dan Dekorasi Rumah.
Kelima zona tersebut dirancang untuk mempertemukan pelaku usaha Indonesia dengan buyer internasional dari berbagai sektor, sekaligus membuka peluang penjajakan bisnis dan perluasan jaringan perdagangan.
Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan, Fajarini Puntodewi, optimistis penyelenggaraan TEI 2026 dapat mendorong kinerja ekspor nasional. Ia berharap buyer yang hadir dapat menemukan produk sesuai kebutuhan pasar dan menjalin kemitraan dengan perusahaan Indonesia.
“Kami siap menyambut kehadiran buyer dari seluruh dunia untuk hadir pada TEI ke-41. Melalui pameran dagang terbesar di Indonesia ini, buyer dapat mengeksplorasi perdagangan Indonesia, melakukan kolaborasi bisnis, hingga melakukan perjanjian kerja sama antarnegara secara langsung,” kata Puntodewi.
Dengan partisipasi buyer dari 134 negara dan keterlibatan 1.873 perusahaan, TEI 2026 menjadi salah satu momentum penting bagi pelaku usaha Indonesia untuk memperluas pasar ekspor. Tantangan berikutnya adalah memastikan pertemuan bisnis selama pameran mampu menghasilkan transaksi nyata dan memperkuat daya saing produk Indonesia di pasar global.










