FJB
(Ki-Ka): Samuel Grady – Senior Brand Manager Bango; Nurdiana Darus – Director of Communication, Corporate Affairs, and Sustainability Unilever Indonesia; Deden Muhammad F.S, Plt. Direktur Pengembangan Ekspor Jasa dan Produk Kreatif, Kemendag RI; Nuning Wahyuningsih - Head of Marketing Foods, Unilever Indonesia; Dr. Juremi, ST, ME, Kepala Bidang Usaha Kecil dan Menengah Dinas PPKUKM Provinsi DKI Jakarta; Nex Carlos – Food Vlogger, dan Dinoy Alamsyah - Foods ID Media Lead & Hyperlocal. Peresmian Festival Jajanan Bango 2026 “Culinary Culture Playground”, mengajak generasi muda “mendobrak” batasan rasa, mengeksplorasi kecap dengan cara yang lebih kreatif dan tidak terduga.

JKTOne.com – Festival Jajanan Bango (FJB) 2026 menghadirkan lebih dari 50 kreasi kuliner untuk mendekatkan kecap dengan generasi muda melalui konsep “Culinary Culture Playground”. Digelar pada 24–25 Oktober 2026 di Hutan Kota GBK, Jakarta, festival ini memadukan eksplorasi rasa, budaya, kreativitas, dan hiburan dalam pengalaman kuliner yang lebih modern.

Mengusung purpose “There’s More to Taste”, Bango ingin mengubah persepsi kecap yang selama ini identik dengan hidangan tradisional menjadi bahan kuliner yang dapat dikreasikan secara kreatif dan inovatif.

Plt. Direktur Pengembangan Ekspor Jasa dan Produk Kreatif Kementerian Perdagangan, Deden Muhammad F.S., mengapresiasi konsistensi Bango dan Unilever dalam menyelenggarakan festival selama 21 tahun. Menurutnya, kegiatan tersebut mendukung perkembangan UMKM kuliner sekaligus membuka peluang pengembangan pasar ekspor bagi produk Indonesia.

Perwakilan Dinas PPKUKM Provinsi DKI Jakarta, Juremi, turut menekankan pentingnya kolaborasi pemerintah dan pelaku usaha untuk memperkuat UMKM, khususnya sektor kuliner yang menjadi salah satu andalan Jakarta.

FJB
(Ki-Ka): Nuning Wahyuningsih – Head of Marketing Foods Unilever Indonesia; Nex Carlos – Food Vlogger; dan M. Handry N. Haq – Marketing Manager Cimol Bojot AA. Sesi talk show pada Konferensi Pers Festival Jajanan Bango 2026. Dengan purpose terbaru “There’s More to Taste”, Bango mengajak generasi muda mengeksplorasi, bereksperimen, serta menemukan inspirasi baru dalam menikmati cita rasa Indonesia.

Head of Marketing Foods Unilever Indonesia, Nuning Wahyuningsih, mengatakan kecap perlu dipandang sebagai media kreativitas, bukan sekadar warisan kuliner. “Yang perlu berubah bukanlah kecapnya, melainkan cara kita memandang kecap,” ujarnya, Sabu (23/10/2026).

Ia menjelaskan, konsep Culinary Culture Playground dirancang untuk mempertemukan kekayaan kuliner Indonesia dengan kreativitas generasi muda. Melalui lebih dari 50 kreasi kuliner, pengunjung dapat menemukan beragam cara menikmati kecap, mulai dari hidangan yang familiar hingga kombinasi rasa yang tidak terduga.

Menurut Nuning, FJB 2026 menjadi ruang bagi generasi muda untuk bereksperimen dan menemukan inspirasi baru dalam menikmati cita rasa Indonesia.

FJB
Nex Carlos – Food Vlogger; Nuning Wahyuningsih – Head of Marketing Foods Unilever Indonesia, Deden Muhammad F.S – Plt. Direktur Pengembangan Ekspor Jasa dan Produk Kreatif, Kemendag RI; Dr. Juremi, ST, ME – Kepala Bidang Usaha Kecil dan Menengah Dinas PPKUKM Provinsi DKI Jakarta mengunjungi sejumlah penjaja kuliner Festival Jajanan Bango 2026 yaitu Fred’s Chicken, Kupat Tahu Gempol, Cimol Bojot AA, dan Foccacya Bakehouse.

Survei Jakpat menunjukkan 77 persen generasi milenial dan Gen Z masih memilih makanan Indonesia. Temuan ini memperlihatkan peluang untuk menghadirkan kuliner Nusantara melalui pendekatan yang lebih modern dan sesuai dengan gaya hidup generasi muda.

Salah satu inovasi yang diperkenalkan adalah Cimol Misdaseum Kecap Bango dari Cimol Bojot AA. Marketing Manager Cimol Bojot AA, M. Handry N. Haq, mengatakan kreativitas dalam mengolah kecap dapat menghasilkan kombinasi rasa baru tanpa meninggalkan identitas kuliner Indonesia.

Selain mencicipi puluhan kreasi kuliner, pengunjung dapat mengikuti demo dan kompetisi memasak, aktivitas Satgas Rasa, serta CatchUp Party yang memadukan musik dan kuliner. Festival ini juga menghadirkan penampilan NPD dan Bernadya untuk menambah daya tarik bagi pengunjung.

FJB
Nex Carlos_Food Vlogger

Food vlogger Nex Carlos menilai festival kuliner tidak hanya menawarkan pengalaman mencicipi makanan, tetapi juga memberikan inspirasi dan membuka peluang eksplorasi rasa baru.

Melalui FJB 2026, Bango berharap generasi muda semakin berani mengeksplorasi kecap sekaligus menjaga kekayaan kuliner Indonesia agar terus relevan di tengah perkembangan tren makanan.

LEAVE A REPLY