Alam Sutera
EleVee - Marketing Galery Alam Sutera.

JKTOne.com — Kawasan Alam Sutera terus bergerak menuju wajah baru hunian masa depan, menghadirkan konsep hidup yang tidak hanya berfokus pada tempat tinggal, tetapi juga pada pengalaman, keamanan, dan fleksibilitas gaya hidup urban modern.

Lilia Setiprawarti Sukotjo, yang menjabat sebagai Direktur Marketing & Penjualan di PT Alam Sutera Realty Tbk sekaligus Direktur Utama di PT Tangerang Matra Real Estate, menegaskan bahwa arah pengembangan kawasan kini berangkat dari kebutuhan nyata penghuni, bukan sekadar target penjualan.

Menurutnya, tren pembeli properti saat ini didominasi oleh end user yang menginginkan hunian siap pakai dengan kualitas hidup yang lebih baik.

“Kita tidak bicara target angka dulu, tapi orang itu butuh apa. Karena yang membeli sekarang benar-benar end user yang membutuhkan tempat siap pakai,” ujar Lilia disela-sela acara Halal Bi Halal bersama rekan media di EleVee, Marketing Gallery Alam Sutera, Tanggerang, Selasa (31/3/2026).

Alam SuteraKonsep tersebut kemudian diterjemahkan ke dalam pengembangan kawasan yang lebih terbuka dan terintegrasi. Alam Sutera tidak lagi hanya diposisikan sebagai kumpulan unit hunian, melainkan sebagai ruang hidup bersama yang menghadirkan kenyamanan di dalam dan di luar rumah.

“Alam Sutera ini seperti teras rumah kita. Bukan hanya soal produk, tapi space ini milik bersama,” kata Lilia.

Untuk mewujudkan visi tersebut, pengembangan kawasan dilakukan dengan menghadirkan ruang terbuka hijau seluas puluhan hektare, termasuk hutan kota, jalur pedestrian lebar, serta area publik yang mendukung aktivitas sosial dan rekreasi. Dengan konsep ini, penghuni didorong untuk tidak hanya beraktivitas di dalam rumah, tetapi juga memanfaatkan ruang luar sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.

Di sisi lain, aspek keamanan menjadi fondasi utama dalam menciptakan kenyamanan tersebut. Kawasan ini dilengkapi dengan hampir 600 kamera pengawas (CCTV) yang tersebar merata tanpa celah, memastikan seluruh area tetap terpantau.

“Kita taruh hampir 600 CCTV, jadi tidak ada yang blank. Semua area ter-cover supaya orang merasa aman,” jelasnya.

Alam SuteraLilia menekankan bahwa rasa aman merupakan kunci utama dalam membangun kualitas hidup yang optimal. Ketika penghuni merasa aman, mereka memiliki kebebasan untuk menjalani berbagai aktivitas tanpa rasa khawatir.

“Begitu kita merasa aman, kita bisa melakukan apa pun yang kita mau,” tambahnya.

Seiring dengan perubahan pola kerja masyarakat, Alam Sutera juga mengadopsi konsep gaya hidup yang lebih fleksibel melalui penyediaan fasilitas berbasis teknologi di ruang terbuka. Area duduk dengan dukungan panel surya memungkinkan penghuni untuk bekerja, bersantai, hingga mengisi daya perangkat elektronik di luar ruangan.

“Kita ingin orang bisa kerja, duduk santai, bahkan charge perangkat di luar. Jadi suasananya beda dan lebih hidup,” ujarnya.

Alam SuteraPendekatan ini mencerminkan pergeseran gaya hidup modern, di mana batas antara rumah, kantor, dan ruang publik menjadi semakin cair. Alam Sutera pun berupaya menjawab kebutuhan tersebut dengan menghadirkan lingkungan yang adaptif dan dinamis.

Ke depan, pengembangan kawasan akan terus diperluas melalui konsep digitalisasi dan keberlanjutan, termasuk proyek-proyek baru yang mengusung integrasi teknologi dan desain modern. Langkah ini menegaskan posisi Alam Sutera sebagai kawasan hunian yang tidak hanya mengikuti tren, tetapi juga membentuk arah perkembangan lifestyle urban.

Dengan menggabungkan keamanan, kenyamanan, dan inovasi, Alam Sutera diproyeksikan menjadi lebih dari sekadar tempat tinggal, melainkan sebuah ekosistem hidup yang mendukung berbagai aspek kehidupan masyarakat modern.

“Every step in Alam Sutera is your home,” tutup Lilia.

LEAVE A REPLY