JKTOne.com – 50 tahun Bridgestone Indonesia menjadi perjalanan panjang dari pabrik pertama di Bekasi hingga berkembang sebagai basis manufaktur dan ekspor strategis dalam jaringan global Bridgestone Corporation. Lima dekade perjalanan tersebut sekaligus menunjukkan bagaimana industri ban ikut bergerak mengikuti perubahan otomotif Indonesia.
Perjalanan Bridgestone Indonesia dimulai pada 1976 ketika perusahaan membuka fasilitas manufaktur pertamanya di Bekasi, Jawa Barat. Pertumbuhan pasar kemudian mendorong ekspansi melalui pembangunan pabrik kedua di Karawang pada 1999, yang dilengkapi proving ground berstandar global.
Dari dua fasilitas tersebut, kapabilitas Bridgestone Indonesia terus berkembang, mencakup manufaktur, penelitian produk, perencanaan material, desain khusus, hingga distribusi untuk memenuhi kebutuhan pasar domestik dan ekspor.
Momentum lima dekade tersebut dirayakan melalui acara seremonial di Jakarta, Senin (24/8/2026). Menteri Perdagangan Republik Indonesia Budi Santoso hadir sebagai tamu kehormatan bersama Member of the Board, Representative Executive Officer, EAST CEO Bridgestone Corporation, Nobuyuki Tamura, serta perwakilan industri otomotif dan mitra bisnis.
Budi Santoso mengapresiasi perjalanan Bridgestone sekaligus membuka peluang kerja sama lebih luas antara perusahaan dan Indonesia.
“Kami sangat terbuka terhadap peluang investasi dan kerja sama di masa depan bersama para investor Indonesia dan Bridgestone,” ujar Budi.
Memasuki babak berikutnya, perjalanan Bridgestone Indonesia tidak hanya berbicara tentang kapasitas produksi. Teknologi menjadi bagian penting dalam menjawab perubahan kebutuhan mobilitas.
Pada 2026, Bridgestone Indonesia mulai memasok ban dengan teknologi B-Silent kepada salah satu produsen otomotif global yang beroperasi di Indonesia. Teknologi tersebut dirancang untuk mengurangi kebisingan di dalam kabin sekaligus meningkatkan kenyamanan berkendara.
Presiden Direktur Bridgestone Indonesia, Mukiat Sutikno, mengatakan perusahaan akan terus memperkuat kapabilitas lokal untuk merespons perkembangan pasar.
“Menatap masa depan, kami akan memperkuat fondasi ini dengan memperdalam kapabilitas lokal, merespons kebutuhan pasar yang terus berkembang,” ujar Mukiat.
Bagi Bridgestone Indonesia, perjalanan 50 tahun bukan sekadar penanda usia perusahaan. Lima dekade tersebut menjadi fondasi untuk memasuki era mobilitas baru, termasuk meningkatnya kebutuhan kendaraan listrik, dengan menggabungkan teknologi global dan kemampuan lokal Indonesia.










