JKTOne.com — Kawasan Alam Sutera memperkuat sistem keamanan berbasis teknologi dengan menghadirkan ratusan kamera pengawas (CCTV) dan fasilitas panic button yang terintegrasi di berbagai titik. Langkah ini dilakukan untuk menjawab kebutuhan utama penghuni akan rasa aman di tengah aktivitas ruang terbuka yang semakin tinggi.
Lilia Setiprawarti Sukotjo, yang saat ini menjabat sebagai Direktur Marketing & Penjualan di PT Alam Sutera Realty Tbk serta Direktur Utama di PT Tangerang Matra Real Estate, menegaskan bahwa pengembangan kawasan tidak hanya berfokus pada produk hunian, tetapi juga pada kualitas lingkungan dan keamanan.
“Kita tidak hanya bicara produk, tapi bagaimana space ini menjadi milik bersama. Orang harus merasa ini seperti teras rumahnya sendiri, aman untuk beraktivitas,” ujar Lilia disela-sela acara Halal Bi Halal bersama rekan media di EleVee, Marketing Gallery Alam Sutera, Tanggerang, Selasa (31/3/2026).
Sebagai bagian dari sistem tersebut, manajemen kawasan memasang hampir 600 CCTV yang tersebar di jalur pedestrian, kawasan residensial, hingga ruang terbuka hijau.
“Kita taruh hampir 600 CCTV di sini, jadi tidak ada titik yang blank, semuanya ter-cover,” jelas Lilia kepada JKTOne seraya menunjukan titik CCTV di sekitar Alam Sutera.
Sistem Keamanan Terintegrasi 24 Jam
Selain kamera pengawas, kawasan ini juga dilengkapi dengan fasilitas panic button yang terhubung langsung dengan petugas keamanan. Sistem ini memungkinkan respons cepat dalam kondisi darurat.
Petugas keamanan setempat, Hamdani, saat ditemui wartawan JKTOne menyebutkan bahwa layanan tersebut aktif sepanjang waktu.
“Kalau ditekan, ada respons cepat. Sekitar hitungan menit bantuan sudah datang, karena petugas siaga 24 jam,” ujarnya.
Di area jogging track saja, tercatat terdapat sekitar 26 CCTV aktif yang memantau aktivitas warga, terutama saat jam ramai seperti pagi dan sore hari.
Namun demikian, penggunaan panic button oleh warga masih belum maksimal.
“Kebanyakan laporan tidak melalui panic button, mungkin karena warga belum terlalu paham penggunaannya,” jelas Hamdani.

Ruang Terbuka Aman Jadi Daya Tarik
Penguatan sistem keamanan ini sejalan dengan konsep pengembangan kawasan yang mengedepankan kenyamanan ruang terbuka. Alam Sutera dikenal sebagai kawasan terpadu yang menggabungkan hunian, komersial, dan ruang hijau dalam satu ekosistem.
Pengelola bahkan mengembangkan area hutan kota dan jalur pedestrian lebar hingga enam meter untuk mendukung aktivitas luar ruang yang aman dan nyaman.
“Begitu kita merasa aman, kita bisa melakukan apa pun yang kita mau,” ujar Lilia yang seraya sangat akrab bersama wartawan JKTOne.
Konsep ini juga diperkuat dengan berbagai fasilitas modern, termasuk area publik berbasis teknologi seperti ruang duduk dengan panel surya yang memungkinkan aktivitas bekerja di luar ruangan.

Arah Pengembangan Kawasan ke Depan
Ke depan, konsep keamanan berbasis teknologi ini akan terus dikembangkan, termasuk dalam proyek lanjutan seperti pengembangan kawasan baru yang mengusung digitalisasi dan konektivitas.
Dalam konteks organisasi, Lilia Sukotjo memiliki peran penting dalam mendorong integrasi antara pemasaran dan pengembangan kawasan, sehingga setiap proyek tidak hanya menjual hunian, tetapi juga menghadirkan pengalaman hidup yang aman dan berkelanjutan.
Dengan sistem pengawasan yang semakin terintegrasi dan inovatif, Alam Sutera menargetkan menjadi kawasan hunian yang tidak hanya nyaman, tetapi juga memberikan standar keamanan tinggi bagi penghuninya.











