JKTOne.com — Auto2000 mengingatkan pemilik kendaraan untuk memahami tanda-tanda radiator rusak yang dapat memicu mesin overheat, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu dan suhu lingkungan yang tinggi.
Marketing Division Head Auto2000, Nur Imansyah Tara, mengatakan radiator memiliki peran penting menjaga suhu kerja mesin mobil tetap stabil, baik pada kendaraan bermesin bensin, diesel, maupun hybrid.
Menurut dia, radiator bekerja dengan mengalirkan cairan pendingin ke water jacket mesin untuk menyerap panas, kemudian membuang suhu panas tersebut melalui radiator core sebelum cairan kembali bersirkulasi ke mesin.
“Sejalan visi Life is Easy with Auto2000: Dekat, Nyaman, dan Lengkap, kami siap membantu pengecekan radiator mobil AutoFamily lewat servis berkala di bengkel atau bisa juga AutoFamily booking THS – Auto2000 Home Service,” ujar Nur Imansyah Tara dalam keterangannya, Sabtu (25/4/2026).
Auto2000 menjelaskan terdapat beberapa faktor yang dapat menyebabkan radiator rusak, seperti radiator kotor dan tersumbat akibat endapan kotoran, kerusakan water pump, thermostat bermasalah, hingga fan belt yang putus atau retak.
Selain itu, pemilik kendaraan juga perlu mengenali tanda-tanda radiator bermasalah, di antaranya cairan pendingin yang cepat habis, selang radiator bocor, muncul tetesan air di bawah mobil, permukaan radiator berkarat, serta tutup radiator berlumpur akibat cairan pendingin yang jarang diganti.
Auto2000 juga mengingatkan pengemudi untuk segera menepi apabila indikator suhu mesin di panel instrumen naik di atas normal karena kondisi tersebut dapat menjadi tanda awal mesin mengalami overheat.
“Untuk memastikan cairan radiator sesuai spesifikasi dan kebutuhan mesin Toyota termasuk hybrid, selalu gunakan TMO Radiator Coolant yang dijamin asli hanya di bengkel resmi Auto2000,” kata Nur Imansyah Tara.
Melalui layanan bengkel resmi dan THS – Auto2000 Home Service, Auto2000 mengajak pelanggan rutin melakukan perawatan radiator dan sistem pendingin agar performa kendaraan tetap optimal dan terhindar dari risiko kerusakan mesin yang lebih serius.











