Auto2000

JKTOne.com — Bukan hanya mesin yang bekerja lebih keras saat cuaca panas. Cat mobil juga menghadapi ancaman yang sering luput dari perhatian pemilik kendaraan. Paparan sinar UV, suhu bodi yang tinggi, hingga debu dan kotoran dapat mempercepat cat mobil menjadi kusam dan memudar.

Auto2000 mengingatkan AutoFamily untuk lebih memperhatikan kondisi bodi kendaraan, terutama ketika mobil lebih sering terpapar matahari. Sinar ultraviolet dapat memicu perubahan kimia pada lapisan cat, termasuk clear coat sebagai lapisan pelindung terluar.

Selain UV, panel bodi yang terlalu panas juga berisiko mengalami perubahan temperatur secara drastis ketika terkena air hujan atau langsung dicuci. Siklus panas dan dingin yang berulang dapat mempercepat degradasi lapisan cat.

Masalah lainnya datang dari debu, polusi, getah pohon, hingga kotoran burung. Jika menempel terlalu lama dan terpapar panas matahari, residu tersebut dapat meninggalkan noda bahkan sulit dibersihkan.

Auto2000 menyarankan pemilik kendaraan mencuci mobil secara rutin, setidaknya seminggu sekali, terutama pada musim kemarau. Pencucian sebaiknya dilakukan ketika bodi dalam kondisi dingin agar air tidak cepat mengering dan meninggalkan bercak.

Pemilik mobil juga disarankan memilih tempat parkir teduh atau menggunakan car cover saat kendaraan berada di luar ruangan dalam waktu lama. Namun, parkir di bawah pohon juga perlu diperhatikan karena terdapat risiko getah, ranting, dan kotoran burung.

Perlindungan tambahan dapat dilakukan melalui polish dan wax sekitar sebulan sekali. Polish membantu membersihkan permukaan, sedangkan wax memberikan perlindungan tambahan.

“Selain suhu tinggi yang menjadi musuh utama bodi mobil di tengah cuaca yang panas dan terik, pastikan juga untuk mengurangi radiasi UV secara langsung supaya cat tidak cepat memudar,” ujar Nur Imansyah Tara, Marketing Division Head Auto2000.

LEAVE A REPLY