JKTOne.com – AOUA Japan merenovasi perpustakaan di beberapa sekolah. Hal ini didasari dengan data yang menyebutkan bahwa Indonesia merupakan salah satu negara terbawah yang memiliki tingkat literasi yang rendah. Program bertema “Literacy and Donations” ini dirancang sebagai sebuah wujud nyata kepedulian AOUA Jepang terhadap dunia pendidikan anak-anak Indonesia. “Melihat kurangnya minat baca siswa karena koleksi buku yang tidak up to date serta suasana perpustakaan yang kurang mendukung, AOUA Jepang merenovasi beberapa perpustakaan sekolah, salah satunya di SMKN 1 Jakarta. Kami ingin mengajak lebih banyak generasi muda untuk kembali meningkatkan minat baca dengan menyediakan fasilitas yang memadai dan sesuai kebutuhan,” ujar Kenji Sadayuki, Presiden Direktur AOUA Japan.

“Renovasi perpustakaan sekolah yang dilakukan AOUA Japan sangat membantu kami di SMK Negeri 1 Jakarta dalam program pengembangan perpustakaan sekolah, mudah-mudahan hal ini mampu membantu dalam merevitalisasi perpustakaan kami sehingga minat baca dan kemampuan literasi peserta didik SMK Negeri 1 akan meningkat,” ujar Maman Ruhiman, M.Pd, Pit. Kepala Sekolah SMKN 1.

Selain merenovasi ruang perpustakaan, AOUA Japan juga memperbaiki rak buku dan melengkapi koleksi buku yang sesuai dengan kebutuhan siswa. Dengan adanya peningkatan dan penambahan koleksi buku ini diharapkan semua siswa dapat memiliki lebih banyak koleksi buku bacaan, dapat saling berbagi koleksi buku, saling menjaga dan membaca dimana saja mereka suka namun tetap dalam pengawasan pihak sekolah

“Kegiatan ini sebagai rangkaian tema “Growing Together with AQUA Japan’ serta sebagai bentuk ungkapan rasa terima kasih kepada masyarakat Indonesia yang telah senantiasa mendukung keberadaan AOUA Japan selama 30 tahun menghadirkan inovasi produk elektronik yang mendukung produktivitas, kebutuhan dan kesehatan keluarga Indonesia, AOUA Japan juga konsisten mendukung generasi muda untuk menjadi Sumber Daya Manusia yang lebih kompeten,” tutup Glenn Manengkei, Head of Marketing Department AQUA Japan Indonesia.

 

 

 

LEAVE A REPLY