JKTOne.com – Masa tunggu atau inden kendaraan listrik XPENG G6 di Indonesia mulai berangsur menyusut seiring peningkatan kapasitas produksi lokal. Produsen melalui XPENG Indonesia juga menyebut tingkat kandungan lokal kendaraan yang dirakit di dalam negeri telah melampaui 40 persen, sehingga distribusi unit ke konsumen kini dapat berjalan lebih cepat.
VP Marketing XPENG Indonesia, Hari Arifianto, mengatakan permintaan terhadap G6 sebenarnya sudah tinggi sejak pemesanan dibuka pada Agustus 2025. Namun saat itu produksi kendaraan masih terbatas sehingga pelanggan harus menunggu cukup lama.
“Indennya masih ada, tetapi sudah jauh lebih singkat dibandingkan sebelumnya yang bisa lebih dari tiga bulan. Sekarang kondisinya mulai membaik,” ujar Hari disela-sela acara XPENG Iftar Gathering di Jakarta, Kamis (5/3/2026).
Menurutnya, sebelumnya lini produksi lebih difokuskan untuk model XPENG X9 yang lebih dulu diprioritaskan untuk pasar Indonesia. Setelah produksi X9 stabil pada akhir 2025, pabrik mulai mengalihkan sebagian kapasitasnya untuk memproduksi G6.
“Sekarang produksi sudah mulai bergantian antara X9 dan G6. Jadi pelanggan yang sebelumnya menunggu G6 sudah mulai menerima unitnya,” jelasnya.
Produksi kendaraan XPENG untuk pasar Indonesia saat ini dilakukan secara lokal di fasilitas perakitan milik Handal Indonesia Motor di Purwakarta. Hari menyebutkan tingkat kandungan lokal kendaraan tersebut telah mencapai lebih dari 40 persen sejak awal 2026.
“Per 1 Januari lalu tingkat lokal kontennya sudah lebih dari 40 persen,” kata Hari.
Dengan peningkatan kapasitas produksi tersebut, XPENG berharap model G6 akan mulai lebih sering terlihat di jalanan Indonesia, tidak hanya model X9 yang lebih dulu hadir.










