JKTOne.com – Industri event dan pameran masih menjadi mesin utama bisnis PT Dyandra Media International Tbk (DYAN). Hingga kuartal III-2026, perusahaan yang bergerak di sektor Meeting, Incentive, Convention, and Exhibition (MICE) ini membukukan pendapatan Rp974 miliar atau tumbuh 2,8 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya sebesar Rp947,8 miliar.
Selain pendapatan, Dyandra mencatatkan laba bersih tahun berjalan Rp39,5 miliar. Kinerja operasional juga menunjukkan pertumbuhan dengan Operating Profit meningkat 15,2 persen menjadi Rp63,7 miliar dari sebelumnya Rp55,3 miliar.
Sementara itu, EBITDA naik 4,8 persen menjadi Rp123,8 miliar, sedangkan Gross Profit tercatat Rp300,1 miliar. Hingga 30 September 2026, total aset perseroan mencapai Rp1,32 triliun, dengan liabilitas Rp556,7 miliar dan ekuitas Rp764,5 miliar.
Segmen Event & Exhibition Organizer melalui PT Dyandra Promosindo dan anak usahanya masih menjadi kontributor terbesar dengan porsi sekitar 85% pendapatan. Sisanya berasal dari Convention & Exhibition Hall sebesar 8 persen, hotel 4 persen, dan Supporting Event 3 persen.
Direktur Utama DYAN, Daswar Marpaung, mengatakan perseroan berupaya menjaga momentum pertumbuhan hingga akhir tahun melalui pengembangan portofolio acara.
“Perseroan akan terus konsisten dalam mempertahankan kinerja yang positif sampai dengan akhir tahun 2026. Kami juga melihat kebutuhan terhadap event setiap tahunnya terus meningkat,” ujar Daswar.
Memasuki kuartal IV-2026, Dyandra menyiapkan sejumlah agenda, termasuk PEVS 2026, BRI Service Excellent Competition, fanmeeting Byeon Woo Seok di Jakarta, Jazz di Kebun, hingga Twenty Five Seven di Blok M.
Ke depan, perseroan akan memperkuat pengembangan IP event, diversifikasi acara, ekspansi regional, dan sinergi antarunit usaha untuk menjaga pertumbuhan bisnis MICE.












