JKTOne.com — Kondisi lalu lintas Indonesia yang padat menjadi salah satu perhatian XPENG Indonesia dalam menguji kemampuan X9 facelift. Teknologi *rear-wheel steering* menjadi salah satu fitur yang diperkenalkan untuk memberikan pengalaman manuver yang lebih mudah bagi pengemudi.
Learning Partner Head XPENG Indonesia, Marson Sanjaya, menyampaikan hal tersebut sebelum media drive di Indonesia Safety Driving Center (ISDC), Serpong, Selasa (1/9/2026).
Marson mengatakan, kondisi lalu lintas di Indonesia yang kerap membuat kendaraan harus bergerak dalam ruang relatif terbatas menjadi salah satu situasi yang ingin disimulasikan dalam sesi media drive.
“Situasi traffic di Indonesia itu yang luar biasa mepet. Kita simulasikan juga di hari ini,” kata Marson.
Menurut dia, salah satu teknologi yang perlu dirasakan langsung adalah rear-wheel steering. Teknologi tersebut membantu kendaraan ketika melakukan manuver, sehingga pengemudi dapat merasakan perbedaan karakter kendaraan ketika berada dalam kondisi jalan yang membutuhkan perubahan arah.
Fitur tersebut menjadi bagian dari penyempurnaan X9 facelift yang menurut Marson tidak hanya terlihat pada perubahan eksterior.
Ia menekankan, pengalaman berkendara menjadi bagian penting untuk memahami pembaruan yang dibawa X9. Sebab, perubahan pada model terbaru tidak hanya berada pada tampilan muka maupun desain pelek.
Selain kemampuan manuver, kenyamanan kabin juga menjadi bagian dari pengujian. Salah satunya melalui teknologi *noise cancellation* yang dirancang untuk mengurangi gangguan suara dari luar kabin.
Pada mobil listrik, hilangnya suara mesin pembakaran membuat sumber kebisingan lain seperti suara angin dan suara ban atau permukaan jalan menjadi lebih terdengar. Kondisi tersebut menjadi salah satu aspek yang diuji dalam media drive.
Melalui sesi tersebut, XPENG Indonesia ingin memberikan kesempatan kepada media untuk merasakan langsung karakter X9 facelift, terutama perpaduan antara kenyamanan, teknologi dan kemampuan bermanuver.
Pengujian di ISDC sekaligus menjadi ruang untuk melihat sejauh mana sejumlah teknologi tersebut dapat memberikan pengalaman berbeda ketika X9 digunakan dalam kondisi berkendara yang relevan dengan situasi di Indonesia.










