JKTOne.com – Tak terasa sebulan sudah kita lewati dengan beribadah puasa di bulan Ramadan. Hanya dengan menghitung hari, akhirnya kita semua sampai di hari kemenangan yang telah dinanti oleh sebagian besar umat yang merayakan. Mulai pekan ini, masyarakat pun berbondong-bondong melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman untuk bertemu kerabat dan sanak saudara. Masih menjadi pilihan tertinggi, kebanyakan pemudik memilih untuk menggunakan kendaraan pribadi sebagai sarana mudik dengan jumlah prediksi pengendara roda empat mencapai 27,32 juta orang dan roda dua mencapai 25,13 juta orang. Sehingga kepadatan di tengah perjalanan arus mudik sulit untuk dihindari. Oleh karenanya Garda Oto, produk asuransi mobil dari Asuransi Astra ingin memberikan rasa peace of mind kepada para pemudik melalui tips cara menjaga agar tubuh tetap fit dan bugar ketika menempuh perjalanan jauh agar tetap aman dan nyaman saat berkendara.

Mudik merupakan momen yang dinanti-nanti oleh banyak orang. Namun, perjalanan jauh yang dilakukan saat mudik bisa membuat tubuh merasa lelah dan tidak nyaman. Apalagi jika perjalanan dilakukan dengan kendaraan pribadi di mana kondisi tubuh menjadi prioritas utama yang harus dijaga agar tetap fit. Menurut The Real Driving Center (RDC) Indonesia, berikut adalah beberapa cara memastikan kondisi tubuh fit saat mengemudi di kala mudik:

1. Istirahat yang cukup.Pastikan beristirahat atau tidur selama 7 hingga 9 jam dan tidak berkendara mendekati atau saat waktu tidur serta mengatur perencanaan perjalanan yang baik. Seperti mengatur waktu untuk berkendara dan juga menyisipkan waktu beristirahat 2 jam sekali di rest area yang dilewati. Gunanya selain sampai tujuan sesuai jadwal, ini juga dapat membantu mencegah rasa kantuk untuk pengendara dengan mendapatkan istirahat yang pas dan cukup untuk berkendara dengan aman.

2. Konsumsi makanan sehat. Makanan sehat sangat penting untuk menjaga tubuh tetap fit, tidak hanya untuk saat mengemudi namun untuk melakukan aktivitas lainnya sehari-hari. Konsumsilah makanan yang mengandung karbohidrat kompleks dan protein, seperti roti gandum, daging ayam, sayuran, dan buah-buahan. Hindari makanan yang terlalu berlemak, terlalu banyak gula atau caffein karena bisa membuat tubuh merasa lelah dan tidak nyaman.

3. Jaga cairan tubuh. Puasa dapat menyebabkan kurangnya cairan dalam tubuh, yang dapat membuat tubuh cepat merasa lelah dan tidak fokus sehingga dapat membahayakan pengemudi. Oleh karena itu, pastikan untuk menjaga cairan tubuh dengan meminum air secukupnya saat sahur dan berbuka.

4. Lakukan olahraga ringan. Melakukan olahraga ringan sebelum memulai perjalanan dapat membantu tubuh tetap bugar. Namun jika merasakan letih kembali akibat duduk terlalu lama, istirahatlah di rest area dan lakukanlah peregangan otot atau berjalan sejenak untuk mengurangi ketegangan pada otot-otot dan aliran darah dapat kembali lancar serta me-refresh pikiran agar badan tidak lemas dan otak dapat kembali segar sehingga dapat melanjutkan perjalanan.

5. Gunakan pakaian yang nyaman. Pakaian yang nyaman dapat membantu menjaga kesehatan tubuh selama berkendara. Hindari menggunakan pakaian yang terlalu ketat atau terlalu longgar. Gunakan pakaian yang nyaman dan mudah bergerak sehingga tubuh tidak merasa kaku atau tertahan selama perjalanan.

6. Tidak mengonsumsi minuman beralkohol. Berkendara mobil menuntut konsentrasi tinggi dan kondisi tubuh yang baik. Oleh sebab itu, hindari mengemudi di bawah pengaruh alkohol. Selain membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lain, mengemudi mobil dalam pengaruh alkohol juga dapat diancam hukuman sanksi dan juga kurungan. Hal ini tertulis dalam Pasal 311 UU No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan bahwa Setiap orang yang dengan sengaja mengemudikan Kendaraan Bermotor dengan cara atau keadaan yang membahayakan bagi nyawa atau barang dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun atau denda paling banyak Rp3.000.000,00 (tiga juta rupiah). Jika dampak yang ditimbulkan atas kelalaian tersebut lebih besar maka hukuman sanksi dan denda pun akan lebih besar.

“Membuat rencana perjalanan mudik hingga daftar barang-barang yang perlu dikemas tentunya penting untuk dipersiapkan. Namun setelah mempersiapkan itu semua, jangan lupa untuk memerhatikan kesiapan dan kondisi kesehatan diri sendiri seperti istirahat, menjaga makanan yang dikonsumsi, berpakaian nyaman hingga tidak mengonsumsi minuman beralkohol. Memang hal-hal yang mungkin terlihat simple justru memberikan pengaruh yang besar bahkan fatal jika kita tidak melakukannya dengan benar. Oleh karena itu pastikan kondisi pengendara dalam kondisi baik agar menghindari kelalaian dan tetap aman serta nyaman saat berkendara. Karena kecelakaan akibat kelalaian pengendara dapat dijerat hukuman, sesuai yang sudah tertuang dalam Pasal 310 UU No. 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan bahwa setiap orang yang mengemudikan Kendaraan Bermotor yang karena kelalaiannya mengakibatkan Kecelakaan Lalu Lintas dengan kerusakan Kendaraan dan/atau barang sebagaimana dimaksud dalam Pasal 229 ayat (2), dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 (enam) bulan dan/atau denda paling banyak Rp1.000.000,00 (satu juta rupiah). Dan jika dampak yang dihasilkan lebih besar maka hukuman sanksi dan denda pun akan lebih besar,” Ujar Head of PR, Marcomm, & Event, Laurentius Iwan Pranoto.

Memastikan kenyamanan dan keamanan pemudik tetap terjaga selama periode mudik. Program ini berlaku selama periode Astra Siaga Lebaran 19 hingga 27 April 2023. Tak hanya itu, Garda Oto, produk asuransi kendaraan bermotor dari Asuransi Astra juga mengajak warganet untuk bersama-sama membagikan momen dan cerita #PeaceofMindMoment selama mudik lebaran melalui sosial media Instagram dan raih kesempatan mendapatkan hadiah saldo AstraPay total Rp7.5 juta untuk 25 orang dengan foto & cerita menarik 17 April – 1 Mei 2023. Informasi lengkap: bit.ly/PeaceOfMindMomentMudik.

LEAVE A REPLY