Sasa
Veysel Cüneyt Özlen dari Zafer Global Gida dan Agus Nugraha dari PT Sasa Inti menunjukkan dokumen MoU dalam Trade Expo Indonesia 2026 di ICE BSD City, Tangerang Selatan.

JKTOne.com – Sasa menjalin kemitraan strategis senilai US$ 1 juta dengan perusahaan asal Turkiye, Zafer Global Gida, untuk memperluas pasar ekspor produk kelapa olahan Indonesia melalui ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2026.

Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) berlangsung di ICE BSD City, Tangerang Selatan, Kamis (15/10/2026), dan disaksikan Menteri Perdagangan Budi Santoso. Kerja sama PT Sasa Inti dengan Zafer Global Gida San. Dış Tic. Ltd. Şti. tersebut mencakup pasokan *Low-Fat Desiccated Coconut* (LFDC) atau kelapa parut kering rendah lemak yang direncanakan mulai berjalan pada 2027.

Marketing Director PT Sasa Inti, Agus Nugraha, mengatakan kemitraan ini mencerminkan kepercayaan terhadap kemampuan Sasa dalam menghasilkan produk berkualitas sekaligus memanfaatkan potensi kelapa lokal.

Bahan baku produk tersebut berasal dari kelapa pilihan Minahasa Selatan, Sulawesi Utara. Menurut Agus, kerja sama ini diharapkan membuka peluang pasar internasional yang lebih luas serta memberikan nilai tambah bagi masyarakat dan industri kelapa Indonesia.

Sales and Purchasing Director Zafer Global Gida, Veysel Cüneyt Özlen, menyambut kolaborasi tersebut sebagai langkah awal membangun hubungan perdagangan jangka panjang antara Indonesia dan Turkiye.

Peluang ini didukung posisi Indonesia sebagai eksportir utama kelapa kering dunia. Berdasarkan data Kementerian Pertanian untuk periode 2019–2023, Indonesia menguasai 24,90 persen pangsa ekspor global komoditas tersebut.

Dengan pengalaman ekspor ke berbagai kawasan dan penerapan standar keamanan pangan internasional, Sasa berharap kemitraan ini memperkuat daya saing produk olahan kelapa Indonesia sekaligus memperluas penetrasi ke pasar global.

LEAVE A REPLY