AEON BSD
Mendag mengungkapkan bahwa sepuluh produk pangan dari UMKM binaan Kementerian Perdagangan siap menembus jaringan ritel AEON Indonesia. Produk-produk terpilih ini akan masuk ke 19 gerai ritel AEON Indonesia yang terdiri atas pusat perbelanjaan AEON Mall dan jaringan pasar swalayan (supermarket)-nya di seluruh Indonesia.

JKTOne.com – Sebanyak 10 produk pangan UMKM binaan Kementerian Perdagangan (Kemendag) resmi menembus jaringan ritel AEON Indonesia. Produk terpilih tersebut akan dipasarkan di 19 gerai AEON yang terdiri atas pusat perbelanjaan dan jaringan supermarket di berbagai wilayah Indonesia.

Menteri Perdagangan Budi Santoso mengatakan keberhasilan tersebut menunjukkan produk UMKM lokal mampu memenuhi standar ritel modern sekaligus memiliki daya saing untuk memperluas pasar.

“Sinergi Kemendag dengan ritel modern menjadi upaya menjawab tantangan pembukaan pasar yang lebih luas bagi UMKM kita yang berkualitas,” ujar Budi Santoso saat menghadiri Launching Akses Pasar UMKM Pangan Kemasan ke AEON Indonesia di AEON Mall BSD City, Kabupaten Tangerang, Rabu (9/9/2026).

Akses pasar tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara Direktorat Jenderal Perdagangan Dalam Negeri Kemendag dan AEON Indonesia, serta kontrak dagang antara 10 UMKM pangan dengan AEON Indonesia.

AEON BSD
Menteri Perdagangan, Budi Santoso memberikan sambutan pada acara Launching Akses Pasar Produk UMKM Pangan Kemasan ke ritel AEON Indonesia yang berlangsung di BSD, Kabupaten Tangerang, Rabu (9 Sep).

Kesepuluh produk yang terpilih meliputi keripik jamur tiram, keripik tempe, bawang goreng premium, peyek, rendang kemasan, granola, brownies panggang, cheese stick, kentang mustofa oven, dan kraker vegan panggang.

Produk tersebut merupakan hasil kurasi terhadap 121 UMKM unggulan binaan Kemendag. Kurasi mencakup standar produk, legalitas, hingga konsistensi pasokan.

Peluang masuk ritel modern semakin terbuka setelah lebih dari 1.200 UMKM sektor makanan, minuman, kecantikan, dan kesehatan mengikuti open call kurasi Kemendag dan AEON pada 26 Agustus–1 September 2026.

Presiden Direktur PT AEON Indonesia Miyata Masato mengatakan AEON telah bermitra dengan lebih dari 100 UMKM sejak 2015, dengan lebih dari 500 SKU produk lokal yang dipasarkan di jaringan AEON Indonesia.

Menurut Miyata, UMKM perlu menjaga konsistensi kualitas, menetapkan harga yang berkelanjutan, serta melakukan pemasaran secara proaktif agar mampu memperbesar usaha dan memperluas pasar.

Kemendag mencatat sepanjang 2025–2026 telah memfasilitasi 1.488 UMKM melalui berbagai program perluasan akses pasar dalam negeri.

LEAVE A REPLY