
JKTOne.com – Bridgestone Indonesia meraih Sertifikat Authorized Economic Operator (AEO) untuk memperkuat kinerja perdagangan internasional melalui standar kepatuhan, keamanan, dan tata kelola rantai pasok. Pengakuan dari Direktorat Jenderal Bea dan Cukai tersebut diterima bertepatan dengan peringatan 50 tahun Bridgestone Indonesia di Tanah Air.
Sertifikat AEO diberikan kepada perusahaan yang dinilai sebagai operator ekonomi terpercaya dalam mendukung kelancaran aktivitas ekspor dan impor. Bridgestone Indonesia menjadi satu dari 34 perusahaan yang memperoleh sertifikasi tersebut pada 2026 setelah menjalani proses sertifikasi sejak September 2025 hingga Mei 2026.
Presiden Direktur Bridgestone Indonesia, Mukiat Sutikno, menyampaikan apresiasi kepada Direktorat Jenderal Bea dan Cukai atas pendampingan yang diberikan selama proses sertifikasi.
“Kami mengapresiasi Dirjen Bea dan Cukai yang selama ini telah memberikan pendampingan, pelayanan, dan bersinergi dalam aktivitas ekspor dan impor Bridgestone Indonesia. Kami merasakan manfaat yang besar, terutama dari segi percepatan arus barang serta berbagai kemudahan lainnya,” ujar Mukiat.
Menurut Mukiat, pencapaian tersebut menjadi bukti komitmen Bridgestone Indonesia dalam menerapkan standar internasional yang mendukung kelancaran logistik sekaligus meningkatkan daya saing perusahaan di pasar global. Sertifikasi itu juga telah dilaporkan kepada kantor regional Bridgestone Asia Pacific India and China (BS-APIC).
Sementara itu, Kepala Subdirektorat Humas dan Penyuluhan Bea dan Cukai, Budi Prasetiyo, mengatakan program AEO merupakan kemitraan strategis antara Bea dan Cukai dengan dunia usaha dalam membangun rantai pasok perdagangan internasional yang berkualitas. “Semakin banyak perusahaan yang memperoleh status AEO, semakin besar pula peluang meningkatkan daya saing Indonesia dalam perdagangan global,” katanya.
Dengan diperolehnya Sertifikat AEO, Bridgestone Indonesia optimistis dapat meningkatkan efisiensi proses ekspor dan impor sekaligus memperkuat kontribusinya terhadap pertumbuhan industri manufaktur dan perdagangan internasional Indonesia.










