Cosmobeauté

JKTOne.com – Cosmobeauté Indonesia 2026 kembali membawa industri kecantikan ke level yang lebih luas, bukan hanya melalui pameran produk, tetapi juga dengan mempertemukan pelaku usaha, pemasok, pembeli, profesional, hingga penyedia teknologi dalam satu ekosistem bisnis.

Edisi ke-19 Cosmobeauté Indonesia akan digelar pada 1–3 Oktober 2026 di Hall 5-9 Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD City, Tangerang. Pameran ini hadir di tengah pertumbuhan industri kosmetik nasional yang terus meningkat.

Berdasarkan data Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), jumlah perusahaan kosmetik di Indonesia meningkat dari sekitar 1.500 unit pada 2025 menjadi 1.655 unit hingga Juli 2026. Sementara jumlah produk kosmetik yang terdaftar di BPOM telah melampaui 354.000 produk hingga Juni 2026.

Pertumbuhan tersebut membuat kebutuhan industri semakin kompleks, mulai dari bahan baku, formulasi, manufaktur, teknologi, regulasi, hingga akses pasar dan jejaring bisnis.

Cosmobeauté Indonesia 2026 akan menempati area sekitar 25.000 meter persegi dengan melibatkan lebih dari 600 perusahaan dan 1.550 brand dari berbagai negara. Penyelenggara menargetkan sekitar 20.000 profesional industri hadir dalam pameran yang dilengkapi lebih dari 60 program pendukung.

“Pertumbuhan industri kecantikan Indonesia menciptakan peluang yang besar, tetapi pada saat yang sama juga membutuhkan ekosistem yang semakin terhubung,” ujar Deputy Event Director PT Pamerindo Indonesia Kristi Wulandari.

Menurutnya, Cosmobeauté Indonesia diarahkan untuk mempertemukan berbagai unsur industri, mulai dari brand, produsen, supplier, pembeli, profesional hingga ahli, sekaligus menjadi ruang pertukaran wawasan dan pengembangan kompetensi.

Salah satu program yang menjadi bagian dari agenda bisnis adalah Beauté Meeting. Program ini mempertemukan peserta dengan buyer, supplier dan calon mitra berdasarkan kebutuhan bisnis masing-masing.

Pada penyelenggaraan 2025, Beauté Meeting mempertemukan 436 buyer dari enam negara melalui 797 pertemuan bisnis.

Selain bisnis, agenda edukasi juga diperluas melalui Beauté Speak, Supply Chain Academy dan Beautéducation. Program tersebut membahas regulasi, perkembangan ilmiah, tren pasar, transformasi digital, manufaktur hingga pengembangan keterampilan di bidang kecantikan, rambut, kuku, estetika, parfum, salon dan spa.

Aspek inklusivitas turut masuk dalam agenda melalui Cosmo Inclusive Makeup Class dan Cosmo Inclusive Barber Class yang memberikan ruang bagi penyandang disabilitas untuk mengembangkan keterampilan di industri kecantikan.

Sementara itu, Beauté Live dan Beauté Spot menghadirkan demonstrasi langsung, diskusi, kompetisi profesional serta penghargaan. Pengunjung juga dapat mencoba layanan kecantikan melalui Cosmobeauté Experience Connect, seperti massage, nail art, serta pemeriksaan rambut dan kulit.

Perluasan industri juga tercermin dari segmen baru yang dihadirkan, antara lain Beauty Tech & AI, Ingredients & Formulation, Machinery, Hair Zone, Men’s Products, Dental Aesthetics, Mother & Baby, Senior Wellness, Wellness Solution dan Finished Products.

Cosmobeauté Indonesia 2026 pada akhirnya tidak hanya menawarkan ruang untuk melihat produk kecantikan terbaru. Pameran ini juga menjadi titik temu bagi pelaku industri untuk membaca perubahan pasar, memperluas jaringan, meningkatkan kompetensi, sekaligus mencari peluang kolaborasi.

LEAVE A REPLY