JKTOne.com– ANKER didukung dengan teknologi Gallium Nitride sehingga mengoptimalkan daya dengan bentuk fisik yang kuat. Salah satu teknologi yang digunakan dewaasa ini dan masih relatif mahal adalah teknologi GAN atau yang biasa disebut dengan Gallium Nitride. dengan teknologi yang mengandalkan bahan ini akan mendukung daya isian tinggi hingga 100 Watt namun memiliki bentuk fisik yang lebih kecil. Padahal, menggunakan sembarang charger tak hanya bisa merusak baterai dan ponsel Anda loh. Oleh karena itu, sebagai salah satu merek premium untuk produk-produk aksesoris ponsel berkualitas tinggi, ANKER merasa perlu terus menerus memperbaharui lini charger dinding mereka. Salah satunya lewat seri PowerPort 736 Nano II ini yang telah mempersenjatai berbagai fitur untuk memaksimalkan pengisian daya di perangkat kesayangan Anda, dengan tetap menghemat keamanan.

“Charger yang jelek kualitasnya bisa membahayakan hidup Anda maupun orang yang Anda sayangi!” Ridwan tentu bukan bermaksud untuk menakut-nakuti. Pernah dengar ponsel meledak saat sedang diisi?. Salah satu penyebabnya ada di charger yang tak bisa mendeteksi panas berlebih, misal. Atau terus menerus mengisi saat baterai sudah penuh. Pernah dengar ponsel meledak saat sedang diisi? Salah satu penyebabnya ada di charger yang tak bisa mendeteksi panas berlebih, misal. Atau terus menerus mengisi saat baterai sudah penuh,” terangnya. “Atau untuk kasus yang lebih ringan, jika ponsel Anda memiliki fitur pengisian cepat, maka Anda jadi membuang-buang waktu mengisi lebih lama saat menggunakan charger yang tidak mendukung,” jelas Ridwan Hidayat, Country Manager ANKER Indonesia.

“Atau untuk kasus yang lebih ringan, jika ponsel Anda memiliki fitur pengisian cepat, maka Anda jadi membuang-buang waktu mengisi lebih lama saat menggunakan charger yang tidak mendukung. Selain secara output daya masih watt lebih besar, ANKER PowerPort 736 Nano II juga memiliki ukuran setengah lebih kecil dari charger 18W Apple tersebut, Hal ini tentu saja dapat menghemat ruang lebih banyak terutama saat Anda harus berbagi stop kontak di kafe atau ketika dihadapkan pada stop kontak yang “nyempil” di balik sofa atau perabot lainnya,” lanjut Ridwan.

ANKER PowerPort 736 Nano II juga ideal digunakan pada smartphone lain seperti Android, maupun jam pintar, TWS dan perangkat lainnya. Anda tinggal menyesuaikan kabel yang dibutuhkan yakni USB tipe C ke lightning untuk Apple, tipe C ke tipe C atau tipe C ke micro-USB sesuai dengan port pada gawai. Atau tipe A ke C atau lightining. Lebih cepat, lebih ringkas, lebih aman. Pertama adalah kemampuannya mengisi daya lebih cepat dengan digunakannya port USB tipe C dua buah dan USB Type A satu buah. Charger ini juga telah support dan dinyatakan aman untuk produk-produk Apple khususnya iPhone 12 keatas, ANKER PowerPort 736 Nano II ini mampu menggelontorkan daya 3 kali lebih cepat dibanding charger bawaan Apple yang hanya berkekuatan 5W. Bahkan jika dibandingkan dengan charger bawaan Apple lainnya yang memiliki keluaran daya 18W, ANKER masih jadi pemenang. Output charger mungil ini 100 watt.

Sementara itu, chipset pencegah konsleting akan membuat Anda maupun ponsel kesayangan selalu aman dari hubungan arus pendek. “Hubungan dengan lawan jenis aja kalo bisa jangan sampai pendek, apalagi perangkat elektronik dengan listrik? Bisa berabe!” tutup Ridwan sambil bercanda. Tentu saja fitur keamanan berlapis tersebut menjadi nilai lebih ANKER PowerPort III Nano yang tak ada di charger biasa.

 

LEAVE A REPLY