JKTOne.com – Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan waralaba lokal yang mampu menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja nasional, hari ini, Menteri Perdagangan Budi Santoso mengunjungi dan meresmikan Pak Gembus SPOT (+) di Tebet, Jakarta Selatan.
Dalam kunjungan tersebut, Budi Santoso menegaskan bahwa inovasi menjadi kunci bagi pelaku usaha waralaba untuk meningkatkan daya saing sekaligus menjawab perubahan kebutuhan konsumen.
“Kami melihat inovasi waralaba, khususnya di sektor kuliner, sebagai langkah strategis untuk menjawab perubahan preferensi konsumen sekaligus memperkuat daya saing usaha,” ujar Busan, sapaan akrab, di sela-sela acara, Senin (22/6/2026).
Salah satu contoh keberhasilan waralaba lokal adalah Ayam Gepuk Pak Gembus yang meluncurkan konsep baru Pak Gembus SPOT (+) dengan layanan yang lebih modern dan mengikuti tren kuliner urban. Saat ini, jaringan tersebut telah memiliki 460 gerai di Indonesia dan 102 gerai di Malaysia.
Menurut Budi Santoso, pengembangan waralaba berperan/ penting dalam meningkatkan rasio kewirausahaan Indonesia yang saat ini berada di angka 3,29 persen dari total angkatan kerja. Pemerintah menargetkan rasio tersebut dapat meningkat menjadi 10–12 persen untuk mendukung pertumbuhan ekonomi dan penciptaan lapangan kerja.
“Waralaba merupakan salah satu model bisnis yang terbukti efektif dalam mendorong lahirnya wirausaha baru serta memperluas kesempatan berusaha bagi masyarakat,” katanya.
Melalui berbagai program pendampingan dan fasilitasi ekspansi pasar, Kemendag berkomitmen terus mendukung pertumbuhan waralaba lokal agar mampu bersaing di pasar domestik maupun internasional.










