Herbet Ang, CEO Intan Pariwara Group dan Prof. Dr. Ir. Richardus Eko Indrajit, M.Sc., M.B.A., M.Phil., M.A dalam seminar nasional pendidikan

JKTOne.com – Reformasi pendidikan Indonesia dengan hadirnya implementasi Kurikulum Merdeka menuntut perubahan paradigma, sehingga pembelajaran bukan lagi semata-mata tentang proses transfer pengetahuan dari guru ke peserta didik, melainkan proses untuk mengembangkan keterampilan berpikir kritis, kreativitas dan pemecahan masalah.

Guna mendukung tujuan tersebut, diperlukan perangkat ajar yang tepat dan relevan dengan tuntutan kurikulum. Salah satu perangkat ajar yang dimaksud adalah buku teks pelajaran.

Saat ini, buku teks pelajaran masih menjadi kebutuhan utama, baik bagi guru maupun peserta didik dalam kegiatan pembelajaran. Melalui buku teks pelajaran inilah, pengetahuan, keterampilan, dan karakter peserta didik dikembangkan.

Oleh karena itu, buku teks pelajaran harus memenuhi kriteria sebagai media belajar yang baik. Lalu, bagaimana kriteria buku teks pelajaran yang tepat?

Menjawab tantangan tersebut, Intan Pariwara Group melalui PT. Intan Pariwara Edukasi meluncurkan Smart Book, buku pelajaran modern pertama di Indonesia.

Smart Book memadukan Kurikulum Merdeka dengan konten inovatif yang tidak hanya mendukung penguasaan materi, tetapi juga membentuk pelajar berwawasan global, memiliki Keterampilan Abad 21 dan memahami prinsip Sustainable Development Goals (SDGs).

Dalam Smart Book, muatan-muatan tersebut diintegrasikan dalam setiap materi dan aktivitas yang relevan dan disajikan secara menyenangkan. Tidak ketinggalan, buku berkonsep modern ini mengajak peserta didik mengembangkan sikap sesuai nilai-nilai Pancasila.

Herbet Ang, CEO Intan Pariwara Group mengatakan, “Peluncuran Smart Book melanjutkan komitmen Intan Pariwara dalam mendukung dan menyiapkan generasi muda Indonesia Emas 2045 yang unggul, tidak hanya berkontribusi untuk bangsa bahkan juga bersaing di kancah global. Maka dari itu, kami selalu berupaya menyediakan fasilitas dan infrastruktur pendidikan terbaik untuk menghadapi tantangan dunia pendidikan yang makin kompleks. Smart Book menggabungkan kurikulum dengan konsep pembelajaran yang menyenangkan, melalui penyajian materi yang mudah dipahami, dukungan konten-konten multimedia seperti video, audio, hingga permainan interaktif. Buku ini juga terkoneksi dengan platform pembelajaran modern ‘Jelajah Ilmu’. Kami berharap inisiatif ini dapat memperluas cakrawala dan menetapkan standar baru bagi buku pelajaran di Indonesia.”

Peluncuran Smart Book dilaksanakan bertepatan dengan Seminar Nasional Pendidikan bertajuk ‘Pembelajaran Bermakna untuk Mendukung Penguasaan Keterampilan Abad Ke-21’. Seminar ini berfokus pada paparan terkini mengenai implementasi Kurikulum Merdeka dan pembelajaran bermakna menuju Generasi Emas Indonesia 2045.

Seminar Nasional ini dihadiri pula oleh sederet pakar di bidang pendidikan, diantaranya Dr. Yogi Anggraena, M.Si. (Koordinator Pengembangan Kurikulum, Pusat Kurikulum dan Pembelajaran, BSKAP, Kemdikbudristek RI), Prof. Dr. Ir. Richardus Eko Indrajit, M.Sc., M.B.A., M.Phil., M.A. (Education Expert), Purwosusilo (Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta), dan Herbet Ang (CEO Intan Pariwara Group).

Pentingnya inovasi dalam pengembangan perangkat ajar sesuai dengan Kurikulum Merdeka juga mendapat sambutan positif oleh Dr. Yogi Anggraena, M.Si. “Kami menyambut baik inisiatif Intan Pariwara melalui peluncuran Smart Book. Sebab, kami percaya bahwa partisipasi aktif dari seluruh elemen dalam ekosistem pendidikan, termasuk penerbit seperti Intan Pariwara, penting dalam mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian melalui terciptanya pelajar Pancasila yang bernalar kritis, kreatif, mandiri, beriman bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, dan berakhlak mulia, bergotong-royong, dan berkebhinekaan global. Inisiatif ini menjadi inspirasi bagi pihak-pihak lainnya untuk turut berkontribusi dalam mewujudkan pendidikan Indonesia yang berkualitas dan berwawasan global,” ucapnya pada acara seminar yang diselenggarakan di Aula Ki Hajar Dewantara, Dinas Pendidikan Provinsi DKI Jakarta, Rabu 31 Januari 2024.

Langkah transformatif dalam dunia pendidikan yang dilakukan merupakan bagian dari komitmen Intan Pariwara selaku mitra dalam sektor pendidikan Indonesia. Berbagai inovasi dan kolaborasi lainnya, telah disiapkan untuk memastikan pendidikan tanah air bergerak ke arah yang sesuai, yakni mencetak sumber daya manusia terbaik Indonesia. [PR}

LEAVE A REPLY