JKTOne.com – Film “Sri Asih” akan dirilis pada 3 November 2022, dan akan ditayangkan pada 17 November 2022, dengan scoring musik yang digubah oleh Aghi Narottama, Bemby Gusti & Tony Merle akan dirilis digital di berbagai platform musik sepert Apple Music, Spotify , Deezer, Joox, Amazon Music, Tidal, Google Play Music dan banyak lagi lainnya Total ada 26 komposisi mencemooh yang akan dirilis Aghi Narottama menceritakan proses kreatif yang dilewatinya bersama Bemby dan Tony, Musik Sri Asih dibuat dengan konsep “symphonic distorsi’, kami mencoba menggabungkan unsur musik score yang bernuansa orkestra dengan musik rock yang cenderung berat dengan sentuhan sedikit electronica Ini mewakili karakter keras Alana ketika dia belum menjadi Sn Asih dan setelah menjadi Sri Asih karakternya menjadi bersih.

Untuk musik rock-nya sendin saya banyak mendengarkan kembali koleksi rock yang bernuansa modern metal juga dengan elemen elektronika tapi juga tidak terlalu hardcore untuk kami kembangkan dengan musik orkestra. Dan walaupun Sri Asih roors-nya berasal dari Jawa. Salah satu yang saya hindari justru memberikan terlalu banyak unsur tradisional Jawa di musiknya. Karena saya ingin Sri Asih menjadi pahlawan untuk semua. Jadi unsur tradisional jawanya saya melihat ke dalam beberapa unsur nada pelog yang melebur di antara musik rock dan orkestranya mewakili akar Jawa dani Sri Asih.” Di tahun 2019 Aghi Narottama, Bemby Gusti & Tony Merle mendapatkan Piala Citra di kategori Penata Musik Terbaik untuk film “Gundala’.

Kini mereka kembali bersamarap film berikutnya Jagat Sinema Bumilangit “Sri Asih’. Di film “Gundala’ sebenarnya Sri Asih sudah muncul dan Aghi bersama Bemby dan Iony membuat musiknya” Sebetulnya sejak film Gundala, Sri Asih sudah muncul di salah satu adegannya dan walau saat itu kami belum tahu apakah akan menggarap musik Sri Asih atau tidak, saya buat saja sample musiknya berdasarkan yang saya lihat di film Gundala dan ternyata memang Alhamdulillah kami yang diberi kepercayaan sebagai music director-nya Saya langsung memberikan sample yang saya buat itu beberapa sample itu langsung disukai oleh Upi dan Joko Anwar sebagai produser Salah satunya menjadi musik tema Sri Asih,” ujarnya.

“Upi sendiri memberikan penjelasan singkat tentang Sri Asih sebagai karakter yang penuh dengan tantangan baik konflik dari dalam Alan-nya sendiri maupun dari luar. Walau begitu dia tidak pernah takut menghadapi tantangan. Sri Asih buat saya mewakili simbol kekuatan perempuan Indonesia dengan sifat heroik yang siap membela yang benar, Sri Asih sangat berkarakter elegan, cantik luar dalam namun jika berjuang untuk kebenaran dia tidak akan lari dari medan pertarungan,” tambah Aghi.

Sri Asih sebelumnya sempat muncul di film “Gundala” Arahan Joko Anwar pada tahun 2019. Jagat Sinema Bumilangit berlanjutnya kisahnya dalam film “Sri Asih”. Alana tidak mengerti mengapa ia selalu dipengaruhi amarah, tapi ia selalu berusaha melawannya. memasuki usia dewasa, Alana mencmukan fakta mengenai asalnya: ia bukan perempuan biasa. Ia mungkin adalah berkah untuk kemanusiaan dan menjadi pelindungnya sebagai Sri Asih. Atau ia bisa juga menyebabkan kehancuran bagi dunia, jika ia tak bisa mengendalikan amarahnya.

Film “Sri Asih” adalah bagian dari Jagat Sinema Bumilangit, yang dibuka dengan “patriot” pertama kali, yaitu Gundala (tayang 29 Agustus 2019). Sri Asih kini dihadirkan sebagai “patriot” ke-2. Tak sampai di situ, keluasan Jagat Sinema Bumilangit akan terus berlanjut pada film-film dan serial-serial lain yang diproduksi oleh pihak studio, Screenplay Bumilangit. Di antaranya “Virgo and the Sparklings” (dibintangi Adhisty Zara) yang akan tayang di bioskop juga serial “Tira” (diperankan oleh Chelsea Islan) untuk khusus tayang di kanal Disney#.

 

 

LEAVE A REPLY